Kyupisi+.
Operasional kebun sawit yang tetap tercatat walau tanpa sinyal. Panen yang dicatat pagi hari sudah ada di ponsel pemilik saat makan siang.

MASALAHNYA
Kebun sawit Air Kampar Group menghitung harinya dalam HK, janjang, dan brondolan. Sistem mereka dari 2021 sudah menua, dan angkanya berhenti di pintu kantor.
Begitu sinyal hilang, tim lapangan kembali ke kertas. Pemilik menunggu rekap sore.
YANG KAMI BANGUN
Kami mulai dari lapangan, bukan dari kantor.
Aplikasi yang tak pernah bilang “tidak ada koneksi”. Mandor dan krani mencatat panen, kegiatan, dan angkutan di mana saja. Data terkirim sendiri begitu sinyal kembali.
Satu angka di semua tempat. Kantor, aplikasi lapangan, dan dashboard membaca catatan yang sama, jadi panen pagi sudah ada di ponsel pemilik saat makan siang.
Tonase yang bisa dipertanggungjawabkan. Selalu dihitung dari jumlah janjang dan berat janjang rata-rata tiap blok, lalu dikunci. Slip yang dicetak ulang berbulan-bulan kemudian tetap sama.
Slip di tangan pekerja. Dicetak dari ponsel, langsung di lapangan.
HASILNYA
Dua grup kebun memakai Kyupisi+, masing-masing dengan mereknya sendiri. Pemilik dan manajer melihat panen, HK, dan produksi per blok dari ponsel, tanpa menunggu rekap.
Fase dua sudah disusun: RKH, material, dan manajemen kas.
Di dalam produk.
CleanCode membantu kami beralih dari operasional manual ke sistem yang sepenuhnya digital. Kini kami bisa melacak setiap tugas, biaya, dan pengiriman di seluruh tim, sesuatu yang sebelumnya tidak mungkin. Visibilitas ini membantu kami mengurangi pemborosan, mengoptimalkan anggaran, dan meningkatkan hasil panen.
Semua yang dirilis.
Butuh yang seperti ini?
Ceritakan apa yang bermasalah atau apa yang ingin Anda bangun. Kami balas dengan apa yang akan kami buat, dan apa yang dibutuhkan.